Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Snafflesmummy

Berita dan Info Kuliner Indonesia Hari Ini

Snafflesmummy

Berita dan Info Kuliner Indonesia Hari Ini

  • Home
  • News
  • Lifestyle
    • Food
    • Game Rewiews
    • Ponsel
    • Health
    • TV & Drama
  • Sepakbola
  • Technology
  • Features
    • Contact
  • Home
  • News
  • Lifestyle
    • Food
    • Game Rewiews
    • Ponsel
    • Health
    • TV & Drama
  • Sepakbola
  • Technology
  • Features
    • Contact
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Makanan Khas Makassar Dari Pisang
Food

Jelajahi Kelezatan Makanan Khas Makassar Dari Pisang

By Briell
January 19, 2026 5 Min Read
0

Siapa yang tidak kenal dengan kekayaan kuliner Makassar? Kota metropolitan di Sulawesi Selatan ini tidak hanya terkenal dengan Coto Makassar atau Sop Konro yang gurih, tetapi juga menyimpan harta karun dessert dan camilan manis yang berbahan dasar pisang. Kreasi makanan khas Makassar dari pisang ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya dan keseharian masyarakat, dari sajian ritual hingga camilan sore hari di tepi Pantai Losari. Keunikan dan cita rasanya yang mendalam membuatnya tidak hanya populer di daerah asal, tetapi juga menjadi salah satu oleh-oleh makanan khas Makasar yang paling dicari.

Artikel ini akan mengajak Anda menyusuri lorong-lorong rasa yang autentik, mengeksplorasi berbagai makanan khas Makasar yang terbuat dari pisang. Kita akan membahas mulai dari yang paling ikonik seperti Es Pisang Ijo dan Pisang Epe, hingga kreasi lain yang mungkin belum sepopuler itu namun tak kalah lezat. Selain mengenal sejarah dan keunikan setiap hidangan, Anda juga akan mendapatkan rekomendasi tempat makan khas Makasar untuk merasakan pengalaman kuliner yang otentik. Jadi, siapkan imajinasi dan selera Anda untuk sebuah petualangan rasa yang manis dan menggugah.

Es Pisang Ijo: Sang Legenda Hijau yang Mendunia

Mungkin tidak ada yang lebih merepresentasikan makanan khas Makassar dari pisang selain Es Pisang Ijo. Hidangan ini telah melampaui batas geografis Sulawesi dan dapat dengan mudah ditemui di banyak kota besar di Indonesia. Pisang, biasanya jenis pisang raja atau kepok matang, dibalut dengan lapisan adonan hijau yang terbuat dari campuran tepung beras dan air daun suji atau pandan. Balutan hijau inilah yang memberinya nama “ijo” (hijau) dan memberikan aroma wangi yang khas. Setelah dikukus, pisang ini kemudian disajikan dingin bersama bubur sumsum putih (santan kental yang dimasak dengan tepung beras), siraman sirup gula merah cair, dan susu kental manis.

Perpaduan tekstur yang lembut dari pisang, kenyal dari bubur sumsum, dan manisnya sirup serta susu menciptakan harmonisasi rasa yang sempurna. Es Pisang Ijo bukan sekadar hidangan penutup; ia adalah sebuah pengalaman sensori. Untuk menikmati yang terbaik, salah satu tempat makan khas Makasar yang sangat direkomendasikan adalah RM Bravo atau Rumah Makan Muda Mudi di Jalan Rusa. Keduanya dikenal dengan resep turun-temurun yang menjaga keaslian cita rasa. Menikmati semangkuk Es Pisang Ijo di Makassar bukan hanya memuaskan dahaga, tetapi juga menyentuh warisan budaya kuliner yang telah berusia lama.

Pisang Epe: Sajian Sore yang Pipih dan Manis

Jika Es Pisang Ijo adalah legenda, maka Pisang Epe adalah sajian ikonik yang paling akrab dengan kehidupan sehari-hari warga Makassar, terutama sebagai teman menikmati senja. “Epe” dalam bahasa Makassar berarti “pipih” atau “gepeng”, yang secara akurat menggambarkan proses pembuatannya. Pisang kepok yang setengah matang atau mengkal dipilih, dibakar di atas bara arang hingga kulitnya menghitam dan aromanya harum. Setelah dikupas, pisang yang masih panas kemudian diletakkan di atas papan dan “diepe” atau ditekan dengan alat khusus hingga pipih.

Proses pemipihan ini bukan hanya untuk bentuk, tetapi juga membantu melepaskan sari pisang dan membuat teksturnya lebih padat. Pisang yang sudah pipih ini kemudian disiram dengan saus gula merah kental (gula aren yang dimasak dengan pandan) yang menjadi jiwa dari hidangan ini. Beberapa penjual menambahkan topping seperti keju parut, meses coklat, atau bahkan durian untuk variasi. Tempat makan khas Makasar yang paling klasik untuk menikmati Pisang Epe adalah sepanjang kawasan Pantai Losari. Duduk di tepian pantai sambil menikmati pisang epe hangat dengan siraman gula merah adalah ritual wajib yang memberikan ketenangan dan kenikmatan tersendiri.

Barongko: Puding Pisang Tradisional yang Lembut

Melangkah lebih jauh ke dalam ranah kue tradisional Bugis-Makassar, kita akan menemukan Barongko. Hidangan ini adalah bukti nyata bagaimana makanan khas Makassar dari pisang diolah dengan teknik yang sederhana namun menghasilkan cita rasa yang elegan. Berbeda dengan hidangan pisang lainnya yang menyajikan buah dalam bentuk utuh atau potongan, Barongko menghadirkan pisang dalam bentuk yang benar-benar berbeda. Pisang raja atau kepok yang sangat matang dihaluskan hingga lembut, kemudian dicampur dengan telur, santan, gula, dan sedikit garam.

Adonan yang menyerupai adonan puding ini kemudian dituang ke dalam cetakan yang dibungkus rapat dengan daun pisang, lalu dikukus hingga matang sempurna. Hasilnya adalah kue yang teksturnya sangat lembut, lembap, dan penuh rasa. Rasa pisangnya pekat, dipadu dengan gurih santan dan manis yang pas. Barongko biasanya disajikan dalam keadaan dingin dan menjadi teman minum teh atau kopi yang sempurna. Sebagai salah satu pilihan oleh-oleh makanan khas Makasar yang tahan lama, Barongko bisa Anda dapatkan di toko-toko kue tradisional seperti Mama Toko Kue dan Es Krim.

Pallu Butung dan Sanggara: Dari yang Manis Hingga Gurih

Dunia makanan khas Makassar dari pisang ternyata sangat beragam, tidak hanya didominasi oleh sajian manis. Ada juga kreasi lain yang patut untuk dicicipi.

Pallu Butung (Palu Butung) sering disebut sebagai saudara dekat Es Pisang Ijo. Perbedaan utamanya terletak pada pisangnya yang tidak dibalut adonan hijau. Pisang kepok matang dikukus atau direbus, lalu disajikan dengan kuah santan kental (bubur sumsum) dan siraman sirup. Rasanya lebih ringan dan langsung menyajikan kelembutan buah pisangnya. Sementara itu, Sanggara adalah sebutan umum untuk pisang goreng khas Makassar, namun dengan sentuhan yang istimewa.

Dua varian yang populer adalah Sanggara Balanda dan Sanggara Peppe. Sanggara Balanda konon terinspirasi dari zaman Belanda. Pisang raja sangat matang digoreng, lalu dibelah dan diisi dengan mentega, taburan gula pasir, dan kacang tanah sangrai cincang. Rasanya manis, gurih, dan garing di luar. Sebaliknya, Sanggara Peppe justru menggunakan pisang kepok yang masih mengkal (mentah). Pisang yang sudah dibumbui garam dan bawang putih digoreng, lalu “dipeppe” (digeprek) hingga pipih dan digoreng sekali lagi hingga garing luar dalam. Yang unik, Sanggara Peppe ini disantap bukan dengan gula, tetapi dengan sambal tomat atau terasi, menawarkan pengalaman rasa gurih dan pedas yang sama sekali berbeda dari kesan manis pisang pada umumnya.

FAQ Seputar Makanan Khas Makassar dari Pisang

Q: Apa saja contoh makanan khas Makassar dari pisang yang wajib dicoba?
A: Wajib mencoba empat ikon utama: Es Pisang Ijo (paling legendaris), Pisang Epe (sajian sore khas Pantai Losari), Barongko (puding pisang kukus yang lembut), dan Sanggara Balanda (pisang goreng dengan topping mentega dan kacang).

Q: Di mana tempat terbaik untuk menikmati makanan tersebut di Makassar?
A: Untuk Es Pisang Ijo dan Pallu Butung, RM Bravo adalah pilihan utama. Pisang Epe terasa paling autentik dijajakan di sepanjang Pantai Losari pada sore hingga malam hari. Barongko dan kue tradisional lain bisa ditemukan di Mama Toko Kue dan Es Krim.

Q: Apakah makanan-makanan ini bisa dibawa sebagai oleh-oleh?
A: Beberapa ada yang bisa. Barongko yang dikukus dalam bungkusan daun biasanya bisa bertahan sehari tanpa kulkas. Sanggara Balanda juga relatif tahan, meski tekstur garingnya paling baik dinikmati segera. Es Pisang Ijo dan Pisang Epe adalah hidangan yang harus dinikmati langsung di tempat karena melibatkan penyajian dengan es atau saus.

Q: Apa perbedaan utama antara Es Pisang Ijo dan Pallu Butung?
A: Perbedaannya signifikan. Es Pisang Ijo menggunakan pisang yang dibungkus dengan lapisan adonan hijau sebelum dikukus. Pallu Butung menggunakan pisang yang dikukus atau direbus tanpa balutan apa pun, sehingga warna dan tekstur asli pisang lebih terlihat. Rasa Pisang Ijo cenderung lebih kompleks karena ada rasa daun suji dari balutannya.

Q: Selain yang manis, adakah olahan pisang khas Makassar yang gurih atau pedas?
A: Ada, yaitu Sanggara Peppe. Ini adalah pisang kepok mentah yang digoreng, digeprek pipih, digoreng ulang hingga garing, dan disantap dengan sambal. Rasanya gurih, asin, dan pedas, sangat berbeda dari gambaran umum makanan pisang yang selalu manis

Tags:

Makanan Khas Sulawesi Selatan
Author

Briell

Follow Me
Other Articles
Mobile Legends All Heroes Tier List 2025
Previous

Mobile Legends All Heroes Tier List 2025 Lengkap Berdasarkan Meta Terbaru dan Ranked

Mobile Legends Tier List Marksman
Next

Daftar Peringkat Mobile Legends Tier List Marksman Terkuat Untuk Push Rank

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Network

Medionesa

Nusagaruda

LogonSlot

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024

Categories

  • Blog
  • Food
  • Game Rewiews
  • Lifestyle
  • News
  • Ponsel
  • Sepakbola
  • Technology
Copyright 2026 — Snafflesmummy. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme